Sastra

1.Puisi terdiri dari 2
Puisi lama→
• Pantun→sajak AB AB, 1 bait 4 baris, 1 baris 8 sampe 12 suku kata, sampiran dan isi
• Syair→sajak AA AA, 1 bait 4 baris, 1 baris 8 sampe 12 suku kata, tidak sampiran semua merupkan isi


• Girindam→sajak AA, 1 bait 2 baris, 1 sampiran 2 isi
Puisi baru→
• distikon(2 baris sebait)
• terzina(3 baris sebait)
• quantrin(4 baris sebait)
• kuin(5 baris sebait)
• sektet(6 baris sebait)
2.prosa(karangan bebas) terdiri dari 2
Prosa lama→
• mythe→cerita yang berhubungan dengan makhluk halus
• saga/sage→cerita yang berhubungan dengan unsure sejarah
• fabel→cerita yang diperankan oleh binatang
• hikayat→cerita yang nenceritakan tentang raja dan putra-putrinya
• legenda→cerita tentang asal-usul terjadinya suatu tempat
prosa baru→
• cerpen→cerita yang hanya menceritakan salah satu peristiwa dari seluruh kehidupan pelakunya
• novel→cerita yang menceritakan kejadian dari kehidupan pelakunya yang menyebabkan pelakunya mengalami perubahan nasib
• roman→cerita yang menceritakan kehidupan sehari-hari tentang seorang/keluarga yang meliputi kehidupan lahir batin
• biografi→riwayat hidup seseorrang yang ditulis oleh orang lain
• otobiografi→riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri

cirri-ciri prosa lama:
• statia(tidak berubah)
• istana sentries
• bahasa klise(sulit di mengerti)
• anonym(pengarang tidak dikenal)
• sastra lisan(dikenal dari mulut ke mulut)
cirri-ciri prosa baru:
• dinamis
• realistis dan idealis
• bahasa indah dan panjang
• pengarangnya dikenal/diketahui

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: